About TCP/IP Protocol

20 Dec 2009

TCP/IP atau singkatan dari Transfer Control Protocol/Internet Protocol, merupakan sebuah protokol mengelola transmisi data dengan memecah data tersebut menjadi sejumlah paket kecil.

1. Fungsi Protocol

Secara umum protokol difungsikan sebagai penghubung untuk bertukar informasi secara lancar. Sedang fungsi protokol secara detail dapat dijelaskan sebagai berikut:

  • Fungsi Fragmentasi dan Reassembly adalah membagi informasi menjadi beberapa paket data saat mengirim dan saat menerimaakan membangun lagi jadi paket berita yang lengkap.
  • Fungasi Encapsulation adalah melengkapi berita yang dikirimkan dengan alamat, kode-kode koreksi dan lain-lain.
  • Fungsi Connection Control adalah membangun hubungan komunikasi dari transmitter dan receiver.
  • Fungsi Flow Control adalah mengatur perjalanan data dari transmitter ke receiver.
  • Fungsi Error Control adalah mendeteksi adanya kesalahan pada saat pengiriman data.
  • Fungsi Transmission Service adalah memberi pelayanan komunikasi data (prioritas, keamanan dan perlindungan data).

2. Susunan TCP/IP Protocol

Protokol TCP/IP ini tersusun atas 4 (empat) lapisan yaitu:

  • Application adalah sebuah aplikasi yang mengirimkan data ke transport layer. Misalnya FTP, email programs dan web browsers.
  • Transport, bertanggung jawab untuk komunikasi antara aplikasi yang mengatur aluran informasi dan mungkin menyediakan pemeriksaan error.
  • Internetwork, bertanggung jawab untuk komunikasi antara mesin.
  • Networks Interface adalah level yang paling bawah dari susunan TCP/IP. Merupakan device driver yang memungkinkan datagaram IP dikirim ke atau dari pisikal network. Network Interface adalah abstraksi yang memudahkan komunikasi antara Multitude Arsitektur Network.

3. Keuntungan TCP/IP Protocol

Dengan adanya TCP/IP, Internet memiliki 3 keuntungan, yakni :

  • Memberi kesempatan pada internet untuk menggunakan jalur komunikasi yang sama untuk pemakai yang berbeda pada saat yang sama.
  • Membuat internet menjadi fleksibilitas. Sementara paket-paket data bergerak, mereka bergerak dari satu host ke host lain sampai mencapai tujuan akhir.
  • Meningkatkan kecepatan transmisi data. Sebagai contoh, jika terjadi kesalahan, TCP meminta host asal mengirm kembali hanya paket-paket data yang mengandung kesalahan, bukan semua paket data.

By, Mitra Amalia Fonega


TAGS Fonega SMA Negeri 11 Surabaya TCP/IP


-

Search

Follow Me

Recent Post