Kapal Ini Mulai Bersandar

23 May 2017


Engagement's Day

Halalkan atau Tinggalkan.
Secerpen Dairy Tentang Kamu. Waaa, udah lama sekali nggak ngeblog. Sampai mau login aja ragu apa bener itu passwordnya. Untung percobaan pertama langsung berhasil hehehehe.

 

Perkenalan…
Aku dan Kamu. Kita gak pernah ketemu selama 23 tahun hidupku. Hingga 1 April 2016. Yap bulan April. Bulan kelahiranku. Aku rasa Allah memberikan kado yang super cepat di awal bulan. Sayang waktu itu aku belum sadar ternyata kadoku datang sangat teramat awal. Kado itu adalah Kamu. Di tanggal itu kita bertemu pertama kalinya untuk ngebahas sebuah misi. Misi kita dengan 4 orang teman lainnya pergi ke gunung Semeru. Kita berkenalan ala kadarnya. Seiring berjalannya waktu, bukan rasa suka yang muncul melainkan rasa benci. Karna dari awal kita selalu di ‘pasangin’ sama teman kita, bukannya malah suka tapi malah risih kalau ada kamu.

 

On Proses…
Kata orang, Benci jadi cinta. Well ternyata begini rasanya. Karna kebencianku sama kamu, setiap apapun yg kamu lakuin di mataku selalu salah. Titik. Waktu di Semeru sangking seringnya ngomelin dan nyebutin namamu mulu, aku jadi salah nyebutin nama si Ruben jadi namamu. Harusnya ngomel ‘kon iki Ben‘ malah nyebut ‘kon iki Ndre‘. Jujur salting waktu kepergok sama si Ruben. Aku sendiri pun heran. Kok bisa nyebutin namamu. Aku rasa mulai mikirin kamu di alam bawah sadarku.

 

Klimaks…
Semua bemula dari kata ‘Halalin Dulu‘. Suatu hari, kamu datang di saat hati ini sedang gundah gulana galau merana. Kamu menawarkan sebuah hubungan untuk kita. Yap K-I-T-A. Kita. Aku pikir, aku sudah terlalu berumur untuk sekedar menjain hubungan yang huru hara. Aku hanya ingin keseriusan. Dan aku tawarkan kembali padamu sebuah pilihan, ‘Sanggup halalin aku dalam setahun?‘. Sebuah pertanyaan yang aku sendiri juga gak nyangka bisa aku tanyain ke kamu. Dan sungguh tak disangka kamu pun menjawab, ‘Challenge Accepted‘. Mulai saat itu aku meyakini bahwa ‘I found You‘. Aku menemukanmu. Lelaki yang gak butuh beribu alasan untuk diajak menjalin sebuah hubungan yang sungguh serius. Setidaknya kita satu visi dan misi. Dan kamu menepati janjimu, janji keseriusanmu untuk kita. Terharu? Iya. Seneng? Iya. Gak percaya? Iya. 22 April 2017. Genap 1 Tahun 22 Hari setelah kita bertemu, kamu membuktikan kata-katamu dengan melamarku. Kamu membawa Ibumu untuk memintaku pada orang tuaku. Meskipun belum sah, aku selalu berdoa, Semoga Allah menulis takdir sesuai harapan kita. Dan semua berjalan dengan lancar.

 

Pesan dan Kesan…
Persetan kata orang, ‘emang wes yakin? Temenan seneng ta? Kok kesusu seh?‘. Bagiku keseriusan hubungan seseorang bukan berdasarkan lamanya hubungan, dll. Tapi bagaimana cara kita berusaha menyatukan hubungan itu menuju serius. Bener bener usaha loh ya, bukan modal PHP sana sini. Kata-kata ‘aku cinta kamu, tunggu aku ya sayangPREKETEEEEEK. Wahai para gadis perawan jangan mau di kasih php ala ala seperti itu. Capek. Kesimpulan dari cerpen ini adalah, “Hanya ada 2 pilihan, HALALKAN atau TINGGALKAN” No Tipu Tipu.

Sekian dan Terima Kasih…


TAGS blog dairy engagement


-

Search

Follow Me

Recent Post